JAKARTA - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) meraup laba bersih sebesar Rp516,65 miliar di sepanjang tahun 2023. Angka itu naik 29,51% dari tahun 2022 lalu yang sebesar Rp308,74 miliar.
Sejalan dengan laba, pendapatan bersih perseroan juga mengalami kenaikan 11,05% menjadi Rp17,35 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp15,62 triliun. Secara rinci, pendapatan makanan tercatat sebesar Rp10,44 triliun, produk makanan segar mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,41 triliun, serta produk non makanan mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,48 triliun.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp12,84 triliun, naik dari sebelumnya sebesar Rp11,67 triliun. Kemudian, beban penjualan dan distribusi tercatat sebesar Rp3,66 triliun, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp414,30 miliar.
Per Desember 2023, total nilai aset pengelola gerai Alfamidi ini tercatat sebesar Rp7,78 triliun, naik 12,75% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp6,90 triliun. Adapun, liabilitas perseroan sebesar Rp3,87 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,91 triliun.
Sepanjang tahun 2024 ini, perseroan berencana menambah 200 gerai Alfamidi di tahun 2024. Adapun, hingga November 2023 perseroan telah mengelola sebanyak 2.220 gerai Alfamidi.