JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi ada sekitar 193,6 juta orang yang akan mudik pada Lebaran 2024. Jumlah masyarakat yang berencana pulang kampung pada momen tersebut mencapai 71,7% dari total penduduk Indonesia.
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro pun mengimbau masyarakat agar tidak mudik menggunakan sepeda motor. Selain itu dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi puncak arus mudik.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan transportasi mudik gratis yang telah disiapkan pemerintah setiap tahunnya.
"MTI berharap masyarakat tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor apalagi membawa anak kecil. Masyarakat bisa memanfaatkan transportasi mudik gratis agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," imbuhnya, Senin (1/4/2024).
Berdasarkan hasil survei Kemenhub menunjukkan, angkutan mudik lebaran yang paling banyak dipilih masyarakat adalah kereta api, dengan potensi penumpang 39,32 juta orang (20,3%). Kemudian yang mudik menggunakan angkutan bus diperkirakan mencapai 37,51 juta orang (19,4%), mobil pribadi 35,42 juta orang (18,3%), dan sepeda motor 31,12 juta orang (16,07%).
Kemenhub juga membuat prediksi ini berdasarkan hasil survei yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta melibatkan praktisi dan akademisi di bidang transportasi. Adapun untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, Kemenhub sudah menyiapkan sejumlah kebijakan mudik Lebaran 2024.