JAKARTA – Indonesia menjadi tuan rumah pada World Water Forum ke-10 yang digelar di Bali. Dalam forum internasional tersebut Indonesia memamerkan proyek infrastruktur air yang sudah maupun sedang dibangun kepada para pengunjung.
Ajang pertemuan internasional terbesar di sektor air yang mengusung tema Water for Shared Prosperity, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Bali International Convention Centre.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa suatu kehormatan bagi Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Forum Air Sedunia ke-10 untuk meneguhkan komitmen bersama dan merumuskan aksi nyata pengelolaan air yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan tema yakni air untuk kemakmuran bersama, yang bisa dimaknai menjadi 3 (tiga) prinsip dasar yaitu menghindari persaingan, mengedepankan pemerataan dan kerja sama inklusif serta menyokong perdamaian dan kemakmuran dimana ketiganya bisa terwujud dengan sebuah kata kunci yaitu kolaborasi.
“Tanpa air tidak ada makanan, tidak ada perdamaian dan tidak ada kehidupan karena air adalah sumber kehidupan, air juga merupakan simbol keseimbangan dan keharmonisan, namun jika tidak dikelola dengan baik bisa menjadi sumber bencana,” kata Presiden Jokowi, Selasa (22/5/2024).
Sejalan dengan tema WWF tahun ini, dalam perjalanannya, Hutama Karya turut berkontribusi dalam membangun infrastruktur air di berbagai wilayah di Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sumber daya air yang melimpah.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan proyek-proyek strategis Hutama Karya seperti bendungan hadir untuk mendukung pengelolaan air yang berkelanjutan serta mewujudkan ketahanan pangan dalam menciptakan kemakmuran bagi masyarakat.