Bahlil juga mengatakan bahwa Indonesia berencana melakukan impor BBM, crude oil, hingga LPG dari Amerika Serikat (AS).
“Ya, salah satunya nanti saja ya,” ujarnya.
“Kita sudah sepakati bahwa kita akan belanja BBM, crude oil, dan LPG dengan nilai sekitar kurang lebih 15 miliar USD. Itu pasti akan kita lakukan dengan langkah-langkah yang memperhatikan nilai keekonomian. Harganya harus kompetitif. Sekarang kita sedang membuat perangkatnya,” jelasnya.