Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AI Asisten, Asuransi Tak Bisa Tinggalkan Sentuhan Manusia

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 10 Oktober 2025 |08:07 WIB
AI Asisten, Asuransi Tak Bisa Tinggalkan Sentuhan Manusia
Pakai AI (Foto: Okezone)
A
A
A

2. Tetap Butuh Tenaga Manusia

Lebih jauh Azhari menjelaskan, perusahaan tetap membutuhkan tenaga manusia meski kini serba digital. Dia juga memastikan bahwa perusahaan tidak serta merta mengganti Sumber Daya Manusia (SDM) dengan AI. Yang dilakukan, kata dia, perusahaan me-refocusing SDM, misalnya dari analisis menjadi marketing.

"Tapi saat ini bisnis asuransi, bisnis penjaminan itu adalah bisnis layanan yang butuh personal touch. Jadi kita masih butuh bakat-bakat baru terutama dari generasi-generasi muda yang mungkin nanti personal touch-nya akan beda dan membawa layanan Askrindo lebih humanis lagi ke depannya. Jadi itu tidak akan tergantikan, jadi kita akan refocusing ke bisnis," tuturnya.

3. Kinerja Perusahaan

Askrindo Kanwil IV Kantor Cabang Surabaya, Jawa Timur, mencatat realisasi penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp7,39 triliun per September 2025.
Lebih lanjut, Askrindo Surabaya mencatatkan total premi gabungan sebesar Rp139,4 miliar per September 2025, dengan total klaim mencapai Rp127,5 miliar.

Tingginya klaim tersebut didorong oleh klaim dari KUR yang mendominasi sekitar 90% akibat spillover effect pascapandemi COVID-19. Meski begitu, pihaknya berhasil melakukan penagihan subrogasi atau pemulihan dari perbankan sebesar Rp54,4 miliar.

Capaian itu mendorong Askrindo Surabaya mencetak laba sebesar Rp40,1 miliar per September, lebih tinggi dari target yang ditetapkan perusahaan sebesar Rp40 miliar untuk sepanjang tahun 2025.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement