Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merger BUMN Karya Beres Kuartal I-2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 27 November 2025 |12:24 WIB
Merger BUMN Karya Beres Kuartal I-2026
Merger BUMN Karya Beres Kuartal I-2026. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Danantara Indonesia mengungkapkan proses penggabungan perusahaan pelat merah di sektor konstruksi atau BUMN karya bakal rampung pada kuartal I-2026. Saat ini, sedang dilakukan finalisasi skenario terbaik untuk mengonsolidasikan sekaligus menyehatkan kondisi keuangan perusahaan-perusahaan tersebut sebelum akhirnya dilebur.

"Tahun depan, khususnya untuk BUMN karya tidak selesai tahun ini. Kuartal pertama (2026) kita lakukan merger," ujar Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (27/11/2025).

Dony mengaku masalah keuangan perusahaan karya ini cukup kompleks, sehingga menjadi bagian pembahasan yang lebih panjang untuk menggabungkan perusahaan-perusahaan tersebut. Termasuk upaya restrukturisasi utang perusahaan karya sebelum nantinya akan digabungkan.

Dony menegaskan pemerintah dan Danantara tengah mengkaji ulang seluruh portofolio aset perusahaan karya. Evaluasi ini diperlukan untuk menentukan nilai wajar aset yang nantinya akan menjadi dasar dalam proses penggabungan.

"Kita tahu problem di karya banyak sekali ya, termasuk tadi restrukturisasi dari utang dulu. Jadi problem keuangan mereka cukup dalam di karya ini. Kita harus transparan juga untuk publik, ini kita perbaiki dulu, kita lakukan restrukturisasi, termasuk kita lakukan lagi evaluasi dari nilai aset, setelah itu kita lakukan merger dengan skenario terbaik," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Dony belum menyampaikan detail perusahaan mana saja yang akan melebur, namun pembahasan mengarah pada pengurangan jumlah BUMN karya dari tujuh menjadi satu atau tiga entitas besar. Konsolidasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional, memperkuat struktur permodalan, serta menciptakan daya saing yang lebih solid di industri jasa konstruksi nasional.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement