Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta IHSG Diproyeksikan Tembus 10.000, BEI Bidik Top 10 Bursa Dunia

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 04 Januari 2026 |05:05 WIB
5 Fakta IHSG Diproyeksikan Tembus 10.000, BEI Bidik Top 10 Bursa Dunia
BEI meluncurkan Master Plan BEI 2026–2030 yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia di kancah global. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA - Tahun baru 2026 disambut dengan optimisme. Sejumlah target disiapkan, mulai dari Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk top 10 bursa terbaik dunia hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diprediksi bisa menembus level 10.000 tahun ini.

Pada hari pertama perdagangan bursa 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan IHSG akan terus melaju hingga menyentuh level psikologis 10.000 pada akhir tahun ini.

Berikut fakta-fakta menarik terkait IHSG 2026 hingga target BEI masuk top 10 bursa dunia, Minggu (4/1/2026):

1. IHSG 2026 Dibuka Menguat ke 8.676

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (2/1/2026), dibuka menguat 0,34% ke level 8.676,74.

Beberapa menit berjalan, IHSG melanjutkan penguatan 0,46% ke 8.686, dengan 350 saham di zona hijau, 175 melemah, dan 433 lainnya stagnan. Transaksi awal menyentuh Rp850 juta, dengan volume 1,4 miliar lembar saham.

Indeks LQ45 menguat 0,12% ke 847,56, indeks JII menguat 0,47% ke 581, indeks MNC36 menguat 0,01% ke 344, dan IDX30 melemah 0,05% ke 437.

2. BEI Targetkan Masuk Top 10 Bursa Dunia

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, memaparkan arah strategis pasar modal Indonesia untuk lima tahun ke depan. Dalam pembukaan perdagangan perdana tahun ini, Jumat (2/1/2026), BEI meluncurkan Master Plan BEI 2026–2030 yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Iman menegaskan bahwa visi besar pada 2030 adalah membangun pasar modal yang lebih inovatif, transparan, inklusif, dan terkoneksi secara internasional.

"Harapannya Indonesia dapat masuk ke jajaran Top 10 bursa dunia berdasarkan kapitalisasi pasar atau nilai transaksi, sekaligus memberikan manfaat optimal bagi investor dan perekonomian nasional," ujar Iman.

3. Target BEI di 2026

Indikator utama target BEI 2026, seperti rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH), diproyeksikan mencapai Rp15 triliun. Target lainnya adalah 555 pencatatan efek baru, termasuk 50 emiten saham baru.

BEI juga membidik penambahan dua juta investor baru melalui penguatan kanal distribusi informasi.

Iman menyadari bahwa pencapaian target ambisius ini memerlukan dukungan penuh dari seluruh ekosistem pasar modal. Ia menekankan pentingnya sinergi antara otoritas bursa dengan para pelaku pasar.

"Kami percaya agar terwujud visi ini, harus bersinergi seluruh stakeholder. Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari emiten, anggota bursa, dan seluruh pelaku kepentingan agar Master Plan BEI 2026–2030 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi pasar modal Indonesia," pungkasnya.

 

4. Purbaya Optimis IHSG Tembus Level 10.000

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menebar optimisme tinggi pada hari pertama perdagangan bursa tahun 2026. Ia memproyeksikan IHSG akan terus melaju hingga menyentuh level psikologis 10.000 pada akhir tahun ini.

Purbaya menilai penguatan indeks di awal tahun merupakan cermin kepercayaan pasar terhadap pondasi ekonomi nasional yang kian solid.

"Kan tadi naik (IHSG), memang itu ada optimisme di pasar bahwa kita akan membaik ke depan. Kalau saya lihat pondasi ekonominya yang sudah ada membaik sekarang, tahun ini akan lebih baik lagi karena kebijakan kita dengan BEI sudah maksimum," ujar Purbaya.

Keyakinan Menkeu terhadap target 10.000 didasari oleh sinergi kebijakan yang lebih matang antara pemerintah, bank sentral, dan otoritas bursa. Ia menekankan bahwa efektivitas kebijakan yang telah disusun dalam setahun terakhir akan memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat dibandingkan tahun sebelumnya.

5. Pesan Purbaya ke Investor

Purbaya juga mengingatkan para pelaku pasar untuk tidak melewatkan momentum pertumbuhan ini, karena kenaikan ekonomi akan berdampak langsung pada peningkatan laba perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa.

"Waktunya ekonomi akan tumbuh dengan cepat, dicapai tahun ini. Jadi pelaku pasar siap-siap saja. Tahun ini Rp10.000 (IHSG). Itu akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Jadi kalau investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan," tegasnya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement