Untuk periode Desember 2025–Februari 2026, meskipun luas panen jagung diperkirakan mengalami penurunan tipis sebesar 0,15% menjadi 0,70 juta hektare, secara volume produksi justru diprediksi masih tumbuh.
Potensi produksi jagung pipilan kering diperkirakan sebesar 4,22 juta ton, atau meningkat 0,71% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Peningkatan produksi di kedua komoditas utama ini menunjukkan bahwa aktivitas sektor pertanian tetap produktif di tengah dinamika cuaca sepanjang tahun 2025.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.