Sebelumnya, Krakatau Steel Group bersama Tata Metal Lestari telah menunjukkan kapabilitas industrinya melalui ekspor produk baja lapis ke Amerika Serikat sebesar 10.000 ton pada September 2025 dan 5.000 ton pada Februari 2025.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa industri baja Indonesia mampu bersaing di pasar dengan tingkat proteksi tinggi. Keberhasilan menembus pasar Amerika Serikat menegaskan bahwa produk Krakatau Steel Group memenuhi standar kualitas global dan dapat diterima oleh pasar internasional.
Percepatan Industrialisasi Nasional
Kerja sama strategis ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong hilirisasi dan industrialisasi dalam negeri. Dengan industri baja nasional yang semakin solid, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional dan berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8%.
Sebagai informasi, penandatanganan LTSA ini dilakukan oleh Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, dan President Director PT Tata Metal Lestari, Stephanus Bagus Pambudi Koeswandi, pada Rabu (7/1) di Jakarta.
(Dani Jumadil Akhir)