Dari pasar surat utang, BEI mencatatkan satu instrumen baru yakni Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 milik PT Chandra Asri Pacific Tbk pada Rabu (14/1).
Obligasi dengan nilai pokok Rp1,5 triliun tersebut menyandang peringkat idAA- dari PEFINDO. Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 mencapai 7 emisi dari 6 emiten dengan nilai total Rp218,90 triliun.
Hingga saat ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 665 emisi dengan nilai outstanding sebesar Rp542,85 triliun dan USD134,01 juta.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di Bursa mencapai 190 seri dengan nominal fantastis sebesar Rp6.484,29 triliun serta USD352,10 juta.