Meskipun Rupiah tertekan dan investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell), Hans Kwee tetap memegang teguh proyeksi optimistisnya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menyentuh level 10.000 pada akhir tahun ini.
Keyakinan ini didasari pada bukti ketahanan pasar modal domestik sepanjang tahun 2025. Kala itu, IHSG mampu meroket 22,13 persen ke level 8.646, meskipun dihantam aksi net sell asing senilai Rp17,34 triliun.
Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa struktur pasar saham Indonesia kini semakin mandiri dan tidak lagi sepenuhnya didikte oleh pergerakan modal asing.