Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MNC Asset Management Bidik Pertumbuhan AUM 52 Persen di 2026 Lewat Produk Unggulan

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |14:03 WIB
MNC Asset Management Bidik Pertumbuhan AUM 52 Persen di 2026 Lewat Produk Unggulan
MNC Asset Management Bidik Pertumbuhan AUM 52 Persen di 2026 Lewat Produk Unggulan
A
A
A

JAKARTA - PT MNC Asset Management menargetkan Assets Under Management (AUM) atau nilai aset dikelola pada 2026 mencapai 50 persen lebih, dengan estimasi kapitalisasi triliunan Rupiah. Target AUM ini merujuk pada capaian kinerja investasi yang positif pada periode 2025.  

Direktur MNC Asset Management Dimas Aditya Ariadi menjelaskan bahwa pertumbuhan AUM tersebut didorong oleh kontribusi produk-produk unggulan yang menunjukkan kinerja kompetitif dan pengelolaan portofolio yang efektif di tengah dinamika pasar sepanjang 2025. Mulai dari Reksa Dana Pasar Uang MNC Dana Lancar, Reksa Dana Pendapatan Tetap MNC Dana Syariah, serta Reksa Dana Saham MNC Dana Ekuitas.

Dimas menekankan capaian AUM periode 2025 yang tembus 47,34 persen merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta sinergi yang solid dengan para mitra distribusi. 

"Berangkat dari pencapaian tersebut, pada tahun 2026 kami menargetkan pertumbuhan AUM sekitar 52 persen, dengan tetap mengedepankan strategi yang stabil dan bertumbuh,” ujar Dimas dalam rapat koordinasi dengan tema “Growing Together, Soaring Stronger” di iNews Tower, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Produk MNC Asset Management, kata Dimas, bakal terus diakselerasi sesuai momen dan tahapan rencana bisnis. Sehingga, perluasan target AUM yang berujung profit korporasi bisa terealisasi.

"First quarter ini kami akan fokus memaksimalkan produk yang existing. Itu adalah reksa dana pendapatan tetap MNC Dana Syariah yang memang memberikan strategic stabil dan bertumbuh dan juga imbal hasilnya cukup kompetitif. Indikasi imbal hasilnya per harinya itu di 0,02 persenan per harinya dan kami juga akan menjaga terus hal tersebut," ujar Dimas.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement