Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tambang Emas Martabe Dialihkan ke Perminas, Ini Penjelasan Danantara

Tangguh Yudha , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |16:08 WIB
Tambang Emas Martabe Dialihkan ke Perminas, Ini Penjelasan Danantara
Tambang Emas Martabe Dialihkan ke Perminas, Ini Penjelasan Danantara (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani buka suara menanggapi rencana pengambilalihan tambang emas Martabe di Sumatera Utara dari PT Agincourt Resources ke BUMN baru Perminas.

Rosan menegaskan, hingga saat ini posisi Danantara masih menunggu keputusan dan belum berada pada tahap pengambilan alih pengelolaan tambang tersebut. Meski demikian, Danantara menyatakan siap apabila nantinya ditugaskan oleh pemerintah.

"Pokoknya kita sih menunggu aja ya. Kita menunggu saja. Karena kan saat ini stage-nya bukan di kita nih. Kita masih menunggu saja.Tapi pada dasarnya ya kita tuh selalu siap saja. Sekarang posisi kita pokoknya menunggu saja," katanya di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Rosan juga menjelaskan alasan mengapa pengelolaan tambang emas Martabe diarahkan ke Perminas, bukan ke MIND ID, holding BUMN pertambangan yang membawahi sejumlah perusahaan tambang besar, termasuk PT Aneka Tambang (Antam).

Dia menyebut, MIND ID merupakan holding dengan portofolio usaha yang beragam di sektor mineral dan pertambangan, mulai dari batu bara hingga logam.

"Kalau MIND ID kan normal holding company. Tapi kalau kita lihat satu-satu misalnya seperti kan di bawahnya itu ada Bukit Asam, itu batu bara, ada Inalum, ada Antam dan juga ada Freeport. Kan memang itu beda-beda kan ya industrinya ada yang di Antam, lebih banyak ada di nikel dan juga di emas," jelasnya.

 

Sementara itu, kata Rosan, Perminas memiliki fokus yang lebih spesifik. "Kalau Perminas ini memang lebih diarahkan untuk rare earth atau tanah jarang. Jadi memang setiap company mempunyai spesialisasi yang berbeda-beda," imbuh Rosan.

Saat ditanya kembali apakah Danantara akan mengambil alih pengelolaan tambang emas Martabe, Rosan kembali menegaskan sikap perusahaan yang masih menunggu keputusan lebih lanjut.

"Pada saat ini kita adalah posisi yang menunggu saja," tegas Rosan.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement