Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Tingkatkan Beli Produk Pertanian AS, Targetkan USD4,5 Miliar

Rohman Wibowo , Jurnalis-Minggu, 08 Februari 2026 |17:22 WIB
Indonesia Tingkatkan Beli Produk Pertanian AS, Targetkan USD4,5 Miliar
Pertanian (Foto: Okezone)
A
A
A

Dalam misi yang dijadwalkan berlangsung pada 2-6 Februari 2026 tersebut, Delegasi AS dipimpin oleh Under Secretary for Trade and Foreign Agricultural Affairs Luke J. Lindberg. Selama kunjungan, staf Foreign Agricultural Service (FAS) USDA dan para ahli regional akan mengadakan pengarahan pasar kunjungan lapangan, dan pertemuan business-to-business (B2B) dengan pembeli dari Indonesia, Malaysia, dan Timor-Leste.

“Presiden Trump dan saya mengadakan pertemuan dengan kelompok petani di Iowa pada minggu lalu. Dari pembicaraan yang produktif di sana dapat disimpulkan tentang pentingnya membangun kemitraan yang kuat dan langgeng di seluruh dunia. Dan, saya belum mendengar dari para petani kami tentang pasar lain yang lebih mereka sukai untuk diajak bermitra, selain Indonesia,” kata Wakil Menteri Lindberg.

Menurut Wakil Menteri Lindberg, antusiasme itu terlihat dari sejumlah 21 perusahaan agribisnis yang hadir pada pertemuan hari ini, lalu ada sebanyak 20 cooperator organizations yang mewakili segmen industri, serta ada 6 Departemen Pertanian dari negara bagian di AS. Manfaat sektor pertanian secara khusus ditujukan bagi ketahanan pangan di kedua negara, terutama ketahanan pangan yang berlanjut dari generasi ke generasi.

“Saya tahu banyak perusahaan kita yang hadir ini sangat ingin melihat kesepakatan dan transaksi terjadi di bawah perjanjian baru ini, serta ingin membangun hubungan pembeli-penjual yang akan berlangsung sangat lama. Jadi, saya benar-benar merasa bahwa masa depan yang indah ada di depan kita, dan kami sangat berharap dapat mengembangkan kesepakatan ini lebih lanjut,” kata Wakil Menteri Lindberg.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement