Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FTSE Russell Tunda Review Indeks Saham Indonesia, Apa Dampaknya?

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |20:34 WIB
FTSE Russell Tunda Review Indeks Saham Indonesia, Apa Dampaknya?
FTSE Russell Tunda Review Indeks Saham Indonesia, Apa Dampaknya? (Foto: Okezone)
A
A
A

Penguatan IHSG

Dia menyoroti penguatan IHSG pada perdagangan hari ini menjadi sinyal penting bahwa pasar domestik mulai kembali menemukan ritme positifnya, meskipun di tengah berbagai isu struktural yang masih membayangi.

Adapun, IHSG ditutup menguat 1,24% ke level 8.131 dan bertahan di zona hijau sepanjang sesi, mencerminkan adanya minat beli yang relatif konsisten sejak awal perdagangan. 

Hendra menekankan bahwa kenaikan ini tidak bersifat semu, karena didukung oleh penguatan yang merata di seluruh sektor, dengan sektor konsumer primer tampil sebagai pemimpin reli.

Sebab, dari sisi eksternal, sentimen global memberikan dorongan yang cukup kuat. Bursa Asia bergerak kompak menguat, dipimpin oleh Jepang setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang dipersepsikan pasar sebagai jaminan stabilitas politik dan kesinambungan kebijakan ekonomi. 

Reli di Nikkei dan Topix yang berlanjut ke level tertinggi baru turut memperkuat risk appetite investor kawasan. 

Selain itu, Hendra menyoroti pelemahan indeks dolar AS ke dekat level terendah bulanan memberi ruang bagi aset berisiko di emerging market, termasuk Indonesia, untuk kembali dilirik, meskipun pergerakan mata uang regional masih cenderung mixed.

"Di dalam negeri, penguatan IHSG juga mencerminkan rotasi sektor yang sehat. Investor terlihat kembali masuk ke saham-saham berbasis konsumsi domestik seperti ASII, ERAA, AMRT, hingga UNTR, yang dinilai memiliki daya tahan kinerja lebih baik di tengah ketidakpastian global," urainya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement