Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengangkutan Limbah B3 Dioptimalkan Lewat Moda Kereta Api

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |20:38 WIB
Pengangkutan Limbah B3 Dioptimalkan Lewat Moda Kereta Api
Pengangkutan Limbah B3 Dioptimalkan Lewat Moda Kereta Api (Foto; KAI)
A
A
A

Transportasi Rendah Emisi

Layanan angkutan B3 ini sekaligus memperkuat peran  moda KA sebagai moda transportasi yang lebih berkelanjutan. Sejumlah aspek menjadi fokus KAI Logistik, antara lain penggunaan moda transportasi rendah emisi, peningkatan keselamatan publik dan perlindungan lingkungan, serta kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Melalui layanan ini, mendukung tujuan nomor 9 Industri dan Infrastruktur, mendorong inovasi dalam sistem logistik nasional yang lebih modern dan efisien, tujuan No 11 terkait Kota Berkelanjutan dengan mengurangi potensi risiko distribusi bahan berbahaya di kawasan padat penduduk serta tujuan No. 13 (Aksi Iklim) dengan pengurangan emisi transportasi melalui pengalihan ke moda kereta api,” lanjut Dwi.

KAI Logistik berharap layanan ini dapat menjadi opsi pengangkutan yang andal dan berkelanjutan dalam mendukung berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, farmasi, hingga energi. Seluruh pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi Pengangkutan B3 melalui Kereta Api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat, dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian.

Sepanjang tahun 2025, KAI Logistik  mencatatkan kinerja pengelolaan angkutan kontainer sebesar 2,5 juta ton angkutan kontainer termasuk di dalamnya komoditi B3/ Dangerous goods. Capaian tersebut tumbuh sekitar 8% dibandingkan tahun 2024 sebesar 2,3 juta ton. 

“Kinerja tersebut mencerminkan bertumbuhnya kepercayaan industri terhadap layanan distribusi berbasis KA yang tidak hanya andal, tetapi juga lebih ramah lingkungan,” tutup Dwi.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement