Perkuat Hubungan RI-Kanada
Kerja sama ini turut memperkuat agenda bilateral antara Kanada dan Indonesia melalui dukungan terhadap proyek-proyek infrastruktur prioritas yang mendorong perdagangan, menciptakan peluang ekonomi, serta memajukan pembangunan berkelanjutan.
Acara CIAC sendiri turut menghadirkan lebih dari 700 pembuat kebijakan senior, pemimpin bisnis, investor, dan sejumlah pakar dari Kanada serta kawasan Asia Pasifik.
“Indonesia, sebagai pasar ekspor terbesar Kanada di kawasan ASEAN, merupakan peluang strategis bagi pembangunan berkelanjutan. Melalui kemitraan kami dengan Indonesia Infrastructure Finance, salah satu pelaku utama infrastruktur berkelanjutan, kami dapat memperkuat pengembangan energi terbarukan dan mendukung kemakmuran bersama di kawasan Indo-Pasifik,” ujar Vice President dan Chief Investment Officer FinDev Canada Paulo Martelli.
Selama 16 tahun, IIF telah menjalankan mandat sebagai katalis utama dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Melalui pembiayaan berbagai infrastruktur strategis di beragam sektor, IIF telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keberlanjutan dan konektivitas nasional.
IIF mendukung pengembangan energi terbarukan dengan kapasitas sekitar 709,9 MW yang mampu memasok listrik bagi lebih dari 709.900 rumah tangga, sekaligus berpotensi mengurangi sekitar 4,92 juta ton emisi CO₂ per tahun. Selain itu, IIF juga memperluas akses air bersih bagi sekitar 7,2 juta masyarakat.
Sementara di sektor kesehatan, IIF mendukung pembangunan fasilitas dengan lebih dari 1.000 tempat tidur rumah sakit yang melayani ratusan ribu pasien setiap tahunnya di berbagai wilayah Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Dani Jumadil Akhir)