JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 124,31 poin atau 1,50 persen ke level 8.396 pada akhir perdagangan Senin (23/2/2026). Sepanjang perdagangan indeks bergerak di rentan level 8.327,57 hingga 8.397,07 sepanjang sesi.
Aktivitas transaksi tercatat cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 46,21 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp23,91 triliun dari 2,976 juta kali frekuensi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp15.145 triliun. Secara keseluruhan, pergerakan saham didominasi penguatan dengan 484 saham naik, 227 saham turun, dan 247 saham stagnan.
Penguatan indeks ditopang oleh hampir seluruh sektor yang berada di zona hijau. Sektor bahan baku memimpin kenaikan dengan lonjakan 3,31 persen, diikuti sektor transportasi yang menguat 3,09 persen.
Sektor energi dan keuangan masing-masing naik 1,67 persen, sementara sektor perindustrian menguat 1,73 persen. Sektor non-primer bertambah 1,52 persen, infrastruktur 1,07 persen, primer 1,02 persen, teknologi 0,94 persen, kesehatan 0,74 persen, dan properti 0,55 persen.
Di jajaran saham penguat, kenaikan tertinggi dicatat oleh Distribusi Voucher Nusantara Tbk yang melesat 34,72 persen ke harga 194. Disusul Yelooo Integra Datanet Tbk yang naik 27,00 persen ke 127, kemudian Bank Mega Tbk yang menguat 24,77 persen ke 4.130. Saham Sekar Bumi Tbk turut naik 24,56 persen ke 1.065, sementara Minna Padi Investama Sekuritas Tbk menguat 22,96 persen ke 166.
Sebaliknya, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. Penurunan terdalam dialami Indospring Tbk yang melemah 14,75 persen ke 2.080. Hillcon Tbk turun 13,79 persen ke 50, diikuti Satria Mega Kencana Tbk yang merosot 10,88 persen ke 1.925. Saham Anugerah Kagum Karya Utama Tbk turun 10,00 persen ke 36, sedangkan Intraco Penta Tbk melemah 9,65 persen ke 103.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.