JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim ketersediaan daging nasional dalam kondisi aman, baik yang bersumber dari produksi dalam negeri maupun importasi.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menegaskan stok saat ini cenderung melimpah.
Dia memaparkan, stok secara nasional mencukupi untuk kebutuhan konsumsi sampai Idulfitri dan sesudahnya.
Pihaknya telah memproyeksikan ketersediaan daging ruminansia secara nasional sampai Maret ini dapat mencapai 226 ribu ton, melebihi sampai tiga kali lipat dari kebutuhan konsumsi bulan Maret.
"Secara nasional, sebagaimana saya sampaikan tadi dan sejalan dengan apa yang disampaikan Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Bapak Andi Amran Sulaiman, stok kita sangat sangat sangat aman. Tiga kali sangat aman," ujar Ketut dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Daging Sapi/Kerbau per Maret, diestimasikan total ketersediaan daging ruminansia untuk Maret ini dapat mencapai 226 ribu ton. Pasokan ketersediaan tersebut berasal dari produksi sapi/kerbau lokal 143,8 ekor atau setara dengan 28,2 ribu ton.
Selebihnya pasokan berasal dari hasil pemotongan sapi/kerbau bakalan dan realisasi impor yang total keduanya dapat mencapai 29,2 ribu ton serta stok awal Maret yang 168,6 ribu ton.
Sementara kebutuhan konsumsi daging sapi/kerbau secara nasional di Maret diperkirakan berkisar di 65,8 ribu ton.