JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat hingga Selasa (24/3/2026) malam pukul 24.00 WIB, arus pelaporan menunjukkan tren peningkatan yang konsisten, seiring dengan masifnya adopsi sistem perpajakan baru, Coretax.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Inge Diana Rismawanti mengatakan, total 8.874.904 SPT Tahunan telah berhasil diterima. Dominasi pelaporan masih berasal dari kelompok Wajib Pajak Orang Pribadi (OP) Karyawan yang mencapai lebih dari 7,8 juta laporan.
"Progres Pelaporan SPT Tahunan PPh Untuk periode sampai dengan 24 Maret 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 8.874.904 SPT," tulis Inge dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Rinciannya, untuk Wajib Pajak Orang Pribadi terdiri dari 7.826.341 OP Karyawan dan 863.272 OP Non-Karyawan.
Wajib Pajak Badan untuk tahun buku reguler (Januari-Desember), tercatat 183.583 laporan dalam mata uang Rupiah dan 138 dalam USD.
Sedangkan Beda Tahun Buku terdapat 1.549 WP Badan (Rp) dan 21 WP Badan (USD) yang telah melapor sejak periode Agustus 2025.