Tidak diketahui secara pasti berapa total kekayaan yang telah dikantongi Arief Muhammad. Namun, salah satu sumber penghasilannya, yakni dari bisnis RM Payakumbuah, diperkirakan bisa mendapatkan omzet sekitar Rp1,5 miliar per bulan. Bisnis kuliner lainnya seperti Baso Aci Akang, Cakekinian, dan lain sebagainya.
Selain itu, mengutip dari Social Blade, kanal YouTube Arief yang kini mempunyai 3,19 juta subscriber juga bisa menghasilkan sekitar USD3,8 ribu-USD61 ribu (Rp61,48 juta-Rp986,9 juta) per tahun.
Arief dikenal sebagai salah satu influencer yang telah lama menjadi kreator konten di media sosial. Saat ini saja, dia memiliki 5,6 juta pengikut di Instagram. Arief Muhammad tentu sering mendapatkan tawaran kerja sama berupa endorsement dan brand ambassador dari berbagai perusahaan.
Arief Muhammad juga diketahui memiliki bisnis pakaian yaitu Billionare’s Project yang didirikan pada tahun 2019. Bisnis ini menyediakan produk utama berupa kaos, hoodie, sweater, topi, dan celana.
Arief Muhammad juga menekuni usaha di bidang gadget. Usaha yang telah dia rintis sejak lama ini bernama Cuan-Cuan, dan kini telah berkembang dengan banyak cabang.
Nama bisnis tersebut sempat ramai dibicarakan publik karena memiliki program berbagi uang dan gadget kepada para pengikutnya di media sosial, yang dikenal dengan tagar Ikoy Ikoyan.
Selain itu, Arief Muhammad bersama istrinya, Tiara Pangestika, turut merambah dunia properti dengan berbisnis sewa kos-kosan di kawasan Yogyakarta. Mereka mengembangkan hunian kos eksklusif dengan desain modern dan harga yang tetap bersahabat, menyasar kalangan anak muda.
Diketahui, Arief juga tengah mengerjakan proyek kos-kosan serupa di kawasan BSD.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.