Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentan: Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Beri Nilai Tambah ke Peternak

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 29 Maret 2026 |16:16 WIB
Mentan: Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Beri Nilai Tambah ke Peternak
Mentan Amran (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong percepatan hilirisasi ayam terintegrasi sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan berbasis protein hewani sekaligus menciptakan kepastian usaha bagi peternak rakyat.

Program ini dirancang membangun ekosistem perunggasan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan bibit, budidaya, pakan, pemotongan, hingga distribusi. Pendekatan ini menjadi solusi untuk mengatasi fluktuasi harga serta keterbatasan akses pasar yang selama ini dihadapi peternak.

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo yang menekankan percepatan program hilirisasi di seluruh kementerian dan lembaga. Kementerian Pertanian merespons dengan mempercepat implementasi hilirisasi ayam terintegrasi sebagai bagian dari upaya penguatan sektor peternakan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus mendorong pengembangan hilirisasi sektor pertanian dan peternakan di berbagai daerah agar petani dan peternak rakyat memperoleh nilai tambah yang lebih besar.

“Hilirisasi harus memberikan nilai tambah bagi daerah dan peternak. Peternak lokal harus menjadi bagian dari rantai usaha yang kuat dari hulu hingga hilir, sehingga usaha mereka lebih berkelanjutan dan kesejahteraannya meningkat,” ujarnya dikutip, Minggu (29/3/2026).

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Suganda, menegaskan bahwa implementasi program harus diwujudkan secara nyata di lapangan.

“Mulai dari kandang, rumah potong hewan unggas, hingga pabrik pakan. Harus ada progres nyata,” kata Agung dalam rapat evaluasi dan percepatan hilirisasi ayam terintegrasi di Kantor Pusat Kementan, Kamis (26/3/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement