Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MNC Digital Entertainment (MSIN) Raih Pendapatan Rp3,833 Triliun Sepanjang 2025

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 01 April 2026 |20:22 WIB
MNC Digital Entertainment (MSIN) Raih Pendapatan Rp3,833 Triliun Sepanjang 2025
MNC Digital (Foto: Okezone)
A
A
A

Pendapatan iklan online mencapai Rp856,9 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 2% YoY dibandingkan dengan Rp836,7 miliar pada tahun 2024.  Aliran pendapatan ini dihasilkan dari penempatan iklan di platform AVOD OTT milik MSIN, RCTI+, yang terus menarik audiens digital yang besar dan terus berkembang.

Kinerja yang stabil ini mencerminkan permintaan pengiklan yang berkelanjutan untuk format iklan video digital yang tertarget, didukung oleh penawaran konten RCTI+ yang semakin luas, engagement user yang kuat, dan kemampuan platform untuk memberikan solusi periklanan berbasis data kepada brand yang mencari campaign digital yang terukur dan berdampak tinggi. 

Pendapatan langganan mencapai Rp869,2 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 18% YoY dibandingkan dengan Rp735,5 miliar pada tahun 2024. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh perluasan berkelanjutan platform SVOD OTT Perseroan, Vision+, yang didukung oleh peningkatan yang signifikan pada jumlah pelanggan dari 2,85 juta pada tahun 2024 menjadi 4,9 juta pada tahun 2025.

Peningkatan ini didukung oleh meningkatnya popularitas konten orisinil dan micro drama Vision+, bersamaan dengan program olahraga eksklusif dan perluasan kemitraan bundling dengan operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet terkemuka, yang telah memperluas jangkauan platform dan memperkuat akuisisi dan retensi user. 

Beban langsung meningkat menjadi Rp2.604 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 23% secara tahunan dibandingkan dengan Rp2.113 miliar pada tahun 2024.

Peningkatan ini terutama disebabkan oleh biaya produksi dan akuisisi konten yang lebih tinggi karena MSIN meningkatkan fokusnya pada pengembangan konten premium berkualitas tinggi, termasuk konten orisinil dan program eksklusif, untuk lebih memperkuat
daya saing platform digitalnya. 

Selain itu, tahun 2025 menandai peningkatan awal Perseroan dalam produksi micro drama, format konten pendek baru yang dirancang untuk menangkap permintaan yang meningkat untuk hiburan yang mengutamakan pengguna seluler. 

Pergeseran strategis ini mencerminkan pendekatan MSIN untuk memprioritaskan kualitas konten dan inovasi format,
sambil terus memperluas saluran kontennya di berbagai platform seperti Vision+ dan RCTI+. 

Sebagai hasil dari hal tersebut di atas, laba kotor meningkat menjadi Rp1.099 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 9% YoY dibandingkan dengan Rp1.008 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan di seluruh segmen bisnis utama Perseroan.

Margin laba kotor berada di angka 29% pada tahun 2025, dibandingkan dengan 31% pada tahun 2024, terutama mencerminkan beban langsung yang lebih tinggi terkait dengan peningkatan investasi dalam produksi konten premium dan peningkatan pada
pengembangan micro drama untuk mendukung perluasan platform digital Perseroan, termasuk Vision+ dan RCTI+. 

Pergerakan margin juga mencerminkan biaya pembelian media yang lebih tinggi dalam operasi agensi media MSIN karena aktivitas periklanan terus berkembang selama tahun tersebut. 

MSIN mencatatkan EBITDA sebesar Rp1.038 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 33% YoY dari Rp779 miliar pada tahun 2024, dengan margin EBITDA menjadi 27% dari 24% pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT MNC Digital Entertainment Tbk Angela Tanoesoedibjo mengatakan kinerja Perseroan di tahun 2025 mencerminkan kekuatan berkelanjutan dari ekosistem digital terintegrasi MSIN, di mana kemampuan konten, teknologi platform, dan strategi monetisasi yang terdiversifikasi terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

"Kedepannya, kami fokus pada peningkatan produksi konten premium, memperkuat ekosistem streaming kami melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ yang direncanakan untuk pasar Indonesia, sekaligus berekspansi secara internasional melalui peluncuran V+ Short untuk menangkap peluang micro drama global yang berkembang pesat. Pada saat yang sama, rencana kami untuk melakukan dual listing di bursa internasional merupakan langkah penting dalam memperluas basis investor global kami dan memperkuat posisi MSIN sebagai perusahaan hiburan digital terkemuka dengan jangkauan internasional yang terus berkembang," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement