Purbaya memproyeksikan, jika suntikan dana tersebut dilakukan secara konsisten selama empat hingga lima tahun, PNM akan memiliki kekuatan permodalan hingga Rp200 triliun.
Visi jangka panjang dari pengambilalihan ini adalah menciptakan lembaga keuangan mikro yang tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga pendampingan menyeluruh bagi pelaku usaha kecil.
“Itu sudah bank besar. Nanti setelah itu, kita akan rubah itu menjadi bank UMKM, dan nanti saya bangun juga ekosistem yang mendukung pengembangan UMKM secara integrasi, ada penasehatnya, ada pelatihannya, ada pemasarannya, ada penjamin kreditnya, dan lain-lain,” ungkap Purbaya.
Meski proses negosiasi dengan Danantara masih berjalan, Purbaya mengaku telah mengantongi lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan rencana ini. Dia secara resmi meminta dukungan dari Komisi XI DPR RI guna merealisasikan komitmen tersebut.
“Saya sudah lapor ke Presiden, dia bilang, kalau bagus jalankan saja. Tapi kita masih berunding dengan Danantara,” kata dia.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.