Kondisi ini diperparah dengan proyeksi ekonomi dunia tahun 2026 yang dikoreksi turun menjadi 3,1 persen dari sebelumnya 3,2 persen. Di sisi lain, inflasi global diperkirakan meningkat dari 3,8 persen menjadi 4,1 persen, yang berpotensi membatasi langkah bank sentral dunia, termasuk The Fed, dalam menurunkan suku bunga mereka.
“Secara umum, kebijakan moneter global itu akomodatif, tapi tingkat kecepatan penurunan suku bunganya lebih lambat,” imbuh Perry.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.