Dia menjelaskan bahwa salah satu bukti nyatanya adalah dalam Lebaran selama dua tahun terakhir, kondisi harga bahan pokok tetap terjaga dan pasokan tersedia. Selain harga kebutuhan pokok yang tetap stabil, begitu juga dengan ketersediaan BBM juga terjaga.
"Harga bahan pokok, kebutuhan pokok tersedia, harga-harga stabil, BBM tersedia dan arus mudik lancar. Itu adalah fakta data yang tersedia di lapangan. Semua terukur di sini. Jadi, masyarakat jangan khawatir," katanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu didukung oleh kuatnya fundamental domestik, khususnya konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Dia menyampaikan optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 dapat mencapai 5,5 persen. "Untuk kuartal pertama kita optimistis lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Kemudian kalau di akhir tahun lebih besar sama dengan 5,4 persen sesuai dengan perkiraan APBN," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.