JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 160,57 poin atau 2,14 persen ke level 7.660,76 pada sesi I perdagangan Selasa (14/4/2026). Sektor infrastruktur menjadi katalis penguatan indeks hingga paruh perdagangan hari ini.
Sepanjang sesi I perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 7.592,74 hingga mencapai level tertinggi di 7.686,36. Aktivitas transaksi terpantau cukup tinggi dengan volume perdagangan mencapai 26,67 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp13,56 triliun.
Penguatan indeks juga didukung oleh mayoritas saham yang menguat, yakni sebanyak 537 saham naik, sementara 137 saham melemah dan 285 saham stagnan.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor mencatatkan kinerja positif. Sektor infrastruktur menjadi penopang utama dengan kenaikan 4,86 persen, diikuti sektor perindustrian yang menguat 3,05 persen, serta sektor barang baku dan energi masing-masing naik 3,01 persen dan 2,94 persen. Sektor transportasi juga mencatatkan kenaikan sebesar 2,2 persen. Adapun sektor non-primer menjadi satu-satunya yang terkoreksi, turun tipis 1,1 persen.
Di jajaran saham penguat (top gainers), PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) memimpin dengan lonjakan 34,88 persen ke level 116. Disusul PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) yang naik 34,00 persen ke level 67 dan PT PP Presisi Tbk (PPRE) yang menguat 26,73 persen ke level 128. Selain itu, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) naik 25,00 persen dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 24,90 persen.
Sementara itu, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menjadi top loser setelah turun 14,77 persen ke level 1.125. Diikuti PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) yang melemah 13,08 persen, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) turun 9,27 persen, PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) terkoreksi 8,85 persen, serta PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) yang turun 6,67 persen.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.