Bank Indonesia memastikan memiliki amunisi yang cukup untuk melakukan stabilisasi. Tercatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2026 masih berada pada level yang kuat, yakni sebesar USD148,2 miliar.
Destry kembali memberikan sinyal kepada pelaku pasar bahwa otoritas moneter akan senantiasa hadir dan mengambil tindakan terukur sesuai dinamika pasar yang berkembang.
"Bank Indonesia senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," pungkasnya.
Berdasarkan data pasar pagi ini, pergerakan Rupiah terpantau terus melemah dan sempat menyentuh angka psikologis baru di level Rp17.300 per dolar AS.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.