2. Purbaya Bereskan Utang Kereta Cepat
Dengan ditariknya pengelolaan utang ke Kemenkeu, pemerintah memiliki fleksibilitas lebih besar dalam melakukan restrukturisasi. Langkah ini memungkinkan penggunaan instrumen fiskal seperti Penyertaan Modal Negara (PMN) atau skema pendanaan lainnya untuk menyehatkan neraca keuangan proyek Whoosh.
Selain itu, beredar kabar bahwa Menkeu Purbaya tengah menjajaki peluang untuk menggandeng investor baru asal China. Strategi ini diharapkan dapat membantu meringankan pembayaran utang KCIC sehingga tidak sepenuhnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
3. Whoosh dan LRT Minim Pengawasan Negara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lemahnya pengawasan dalam proyek infrastruktur strategis seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh dan LRT Jabodebek. Bendahara negara menilai eksekusi proyek yang minim pengawasan berujung pada pembengkakan biaya yang membebani keuangan negara.