Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Fakta Prabowo Percepat Pembangunan Giant Sea Wall, Dibangun dari Pantura

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 27 April 2026 |08:01 WIB
 3 Fakta Prabowo Percepat Pembangunan Giant Sea Wall, Dibangun dari Pantura
3 Fakta Prabowo Percepat Pembangunan Giant Sea Wall, Dibangun dari Pantura (Foto: PU)
A
A
A

2. Prabowo Minta Dunia Pendidikan Dukung Giant Sea Wall

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menjelaskan Presiden Prabowo juga memerintahkan kampus-kampus turut aktif mendukung rencana pembangunan tanggul laut raksasa.

Brian menyampaikan tanggul laut raksasa menjadi infrastruktur strategis yang akan dibangun karena itu akan menyelamatkan 60 persen kawasan industri dan juga lebih dari 30 juta penduduk yang menetap di area pesisir utara Pulau Jawa.

“Jadi tentu kami dari Kementerian Diktisaintek diminta untuk berpartisipasi aktif karena Giant Sea Wall ini kan strategis menyelamatkan 60 persen kawasan industri dan juga lebih dari 30 juta penduduk yang kalau program ini berjalan, maka akan bisa menyelamatkan tadi dua hal itu setidaknya,” kata Brian.

3. Penelitian di Perguruan Tinggi

Brian mengatakan, sudah banyak penelitian mengenai proyek tersebut di perguruan tinggi. Menurutnya, masih diperlukan penelitian untuk mendukung pengembangan giant sea wall.

“Nah, banyak hasil-hasil penelitian di kampus, ya, yang juga sudah uji coba salah satunya yang berhasil di Demak, Semarang, ya. Itu juga nanti kita diminta berpartisipasi aktif,” ujar dia. 

“Jadi dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan Giant Sea Wall itu diminta untuk terlibat. Iya, sementara itu ya,” sambung dia.

Dia menambahkan, pihaknya akan mulai mengundang para guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki kiprah dalam penelitian tersebut. 

Mereka akan dilibatkan dalam pembahasan perkembangan proyek itu bersama Kepala Badan Otorita Tanggul Laut yang juga menjabat Wamen Kelautan dan Perikanan (KP) Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan.

“Iya, jadi langsung nanti minggu depan kami akan mengundang beberapa guru besar yang memang sudah memiliki keahlian dan terlibat pada beberapa kasus untuk beberapa proyek, ya. Untuk pembuatan daratan, reklamasi, dan sejenisnya itu kita akan ajak untuk bertemu dengan Kepala Badan Otorita Tanggul Laut di Indonesia,” jelas dia.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement