Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rilis APBN KiTa Ditunda, Picu Spekulasi Investor

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 01 Mei 2026 |18:02 WIB
Rilis APBN KiTa Ditunda, Picu Spekulasi Investor
Rilis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTa yang tertunda menjadi sorotan. (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)
A
A
A

“Justru dengan menunda konferensi pers APBN Kita beserta dokumen lengkap keuangan negara, investor berspekulasi terhadap kinerja fiskal. Apakah karena penerimaan turun dan tambahan utang naik signifikan sehingga data yang penting tidak disampaikan tepat waktu ke publik? Situasi ini justru merugikan kepercayaan pasar terhadap manajemen kebijakan fiskal pemerintah. Lebih baik terbuka saja, apa pun kondisinya,” kata Bhima.

Bhima juga menyoroti pentingnya rencana stimulus fiskal yang komprehensif untuk mencegah dampak perlambatan ekonomi, seperti program bantuan subsidi dan dukungan bagi pelaku usaha agar tetap tangguh menghadapi tantangan global.

Di sisi lain, Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyudi Askar, memandang rutinitas penjelasan kondisi APBN sebagai bagian dari fungsi akuntabilitas negara kepada rakyat. Penjelasan yang rinci dinilai sangat krusial di tengah ketidakpastian global dan dinamika kurs saat ini.

“APBN itu instrumen yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Ketika pemerintah tidak secara rutin menjelaskan kondisinya, ruang pengawasan publik makin terbatas. Ini berbahaya, terutama di tengah tekanan melemahnya rupiah, kacaunya penggunaan anggaran proyek strategis seperti MBG dan Kopdes MP, dan ketidakpastian global akibat perang Iran,” jelas Media.

Meski terdapat tantangan dalam koordinasi rilis data, para ahli berharap Kementerian Keuangan dapat terus memperkuat komunikasi publiknya. Hal ini guna memastikan para pelaku usaha dapat mengambil langkah bisnis yang optimistis dan terukur, serta menjaga fondasi kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan negara tetap kokoh.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement