Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Bukti Investor Masih Percaya

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |20:40 WIB
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Bukti Investor Masih Percaya
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Bukti Investor Masih Percaya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp59,35 triliun per 5 Mei 2026. Besaran himpunan dana modal yang masuk ke emiten ini dinilai cerminan bahwa pasar domestik tetap kuat.

"Capaian ini tentu saja menunjukkan terjaganya minat fundraising di pasar modal Indonesia yang didominasi oleh penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk senilai Rp58,9 triliun," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jakarta, Kamis (7/5/2026).  
Perempuan yang akrab disapa Kiki ini juga mengungkapkan soal jumlah investor pasar modal per Kuartal I-2026 tercatat penambahan menjadi 24,7 juta single investor identification dan bahkan per hari terbaru sudah tembus 26 juta.

"Jadi, ini juga menunjukkan confidence ya terhadap pasar modal Indonesia dengan masuk banyaknya investor-investor ritel domestik di pasar modal Indonesia," kata Kiki.

Dia tidak menafikan nilai merah pergerakan IHSG belakangan waktu, seperti koreksi mendalam pada akhir Maret 2026 sebesar 18,49 persen, sebelum akhirnya kembali fluktuatif di hari-hari berikutnya. Juga, otoritas turut mewaspadai tren global karena sudah berdampak pada pelemahan IHSG senilai 19,55 persen sepanjang periode Januari hingga April 2026. 

 

Ketidakpastian global akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah menjadi pendorong pelemahan pasar keuangan. Sejauh ini, otoritas bersama BEI dan KSEI telah menyelesaikan empat dari delapan inisiatif dalam agenda reformasi pasar modal. 

Upaya strategis ini dilakoni demi memperkokoh integritas pasar seraya meningkatkan daya saing pasar saham Indonesia di mata global, tak terkecuali bagi para investor internasional dan penyedia indeks seperti MSCI.

"Terkait delapan rencana aksi di pasar modal, reformasi integritas pasar modal yang semuanya sudah kita lakukan ya, kecuali yang untuk free float masih memang ada tahapan-tahapannya. Jadi semuanya sudah kami deliver," ujar dia.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement