Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Airlangga, Rosan, hingga Bahlil Tunggu Keputusan Presiden soal Badan Ekspor

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |19:49 WIB
Airlangga, Rosan, hingga Bahlil Tunggu Keputusan Presiden soal Badan Ekspor
Pemerintah enggan merespons lebih lanjut terkait isu pembentukan badan khusus yang menangani ekspor produk asal Indonesia. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah enggan merespons lebih lanjut terkait isu pembentukan badan khusus yang menangani ekspor produk asal Indonesia. Isu mengenai pembentukan badan ekspor ini telah menjadi perbincangan, mulai dari asosiasi pelaku usaha, eksportir, hingga para ekonom senior.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, hanya mengonfirmasi bahwa penyampaian terkait isu pembentukan badan ekspor nasional tersebut menjadi mandat Presiden Prabowo. Namun, dia tidak menampik isu tersebut, termasuk kabar bahwa Danantara bakal men-supervisi institusi terkait.

"Tunggu besok saja," kata Rosan saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Selasa (19/5/2026).

Senada dengan itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga enggan memberikan komentar lebih jauh. Bendahara negara maupun Bahlil yang membawahi banyak komoditas mineral kritis memilih tidak berspekulasi.

"Tunggu presiden besok," ujar Bahlil dan Purbaya usai melangsungkan pertemuan di Kantor ESDM.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga meminta publik dan pelaku pasar bersabar terkait kepastian pembentukan badan khusus yang akan mengelola ekspor nasional. Airlangga mengatakan, penjelasan resmi mengenai arah kebijakan ekonomi tersebut akan disampaikan dalam agenda pemerintah di DPR RI esok hari.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement