Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Melemah ke Rp17.667, Pasar Tertekan Sentimen Perang Iran dan The Fed

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |15:42 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.667, Pasar Tertekan Sentimen Perang Iran dan The Fed
Rupiah turun 13,5 poin atau sekitar 0,08% ke level Rp17.667 per dolar AS (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Kehilangan pasokan dari wilayah Timur Tengah akibat perang telah memaksa negara-negara untuk menarik persediaan komersial dan strategis mereka dengan cepat, menimbulkan kekhawatiran tentang penipisan stok tersebut.

Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan April yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa mayoritas pejabat Federal Reserve (The Fed) memperingatkan bahwa bank sentral kemungkinan perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga jika inflasi terus berada di atas target 2 persen.

Risalah tersebut menyoroti kekhawatiran yang semakin dalam di antara para pejabat The Fed terkait tekanan inflasi yang dipicu ketidakpastian global. Pada rapat April, FOMC memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dana federal dalam kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen.

Dari sentimen domestik, investor cenderung menghindari risiko setelah pemerintah memperketat aturan ekspor komoditas utama, termasuk minyak sawit, batu bara, dan ferro alloy, dengan mewajibkan pengiriman melalui satu eksportir milik negara. Kehati-hatian juga meningkat menjelang data neraca transaksi berjalan kuartal pertama yang akan dirilis Jumat, menyusul defisit kuartal keempat yang didorong oleh kesenjangan harga minyak yang lebih lebar.

Di sisi lain, keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate dinilai telah dipertimbangkan matang dan merupakan langkah pre-emptive yang terukur untuk merespons dinamika ketidakpastian global. BI berkepentingan menjaga nilai tukar dan stabilitas rupiah. Meskipun langkah ini akan menimbulkan beban tambahan pada biaya pinjaman, kebijakan ini diharapkan dapat melindungi rupiah dari pelemahan yang lebih dalam.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement