Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luke Thomas Mahony Jadi Dirut Danantara Sumber Daya Indonesia, Ini Alasannya

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Jum'at, 22 Mei 2026 |16:49 WIB
Luke Thomas Mahony Jadi Dirut Danantara Sumber Daya Indonesia, Ini Alasannya
Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani Ungkap Alasan Luke Thomas Jadi Dirut PT DSI. (Foto :Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan alasan penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Pertimbangan penunjukan Luke Thomas tersebut dilihat dari catatan kinerja serta pengalaman yang dimiliki sebelumnya.

“Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih dari track record-nya juga dan dia kan sangat memahami juga pengalaman sebelumnya, baik di saham multinasional, di Vale, dan dia pun bisa bahasa Indonesia juga,” kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pengalaman hingga jaringan yang dimiliki Luke Thomas juga menjadi salah satu pertimbangan dalam pengangkatannya sebagai Direktur Utama.

“Tapi yang paling penting justru kita lihat pengalaman trading-nya ada, minerals-nya ada, di pimpinan di banyak perusahaan mineral,” ujar dia.

“Jadi, network-nya juga baik, dan yang paling penting juga kita lihat selama ini di Danantara, pekerjaannya juga sangat-sangat bagus,” sambungnya.

Sebelumnya, pengangkatan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dibenarkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.

Thomas sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Nantinya, dia akan menjadi pucuk pimpinan BUMN yang dibentuk untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement