Sedangkan untuk Ekuitas mengalami peningkatan sebesar 21% menjadi Rp976 miliar seiring dengan peningkatan saldo laba.
Selain itu, Perseroan juga mencatat peningkatan arus kas operasi yang kuat sepanjang tahun 2025, didukung oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan serta pengelolaan operasional yang disiplin.
Kinerja Perseroan Kuartal 1 Tahun 2026 (tidak diaudit)
Sebagai Perseroan yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan, Perseroan melanjutkan momentum positif pada kuartal I 2026.
Kinerja Perseroan tumbuh sekitar 32% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan seluruh divisi usaha, khususnya peningkatan penjualan produk Healthcare baik kepada mitra utama maupun dari kegiatan ekspor.
Pada kuartal I 2026, produk diabetes tetap menjadi kontributor utama terhadap penjualan Healthcare dengan kontribusi sebesar 24% dan mencatat pertumbuhan sebesar 51,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, produk fertility mencatat pertumbuhan sebesar 18,2%, thyroid sebesar 44,9%, serta endocrinology sebesar 2,4%.
Peningkatan volume penjualan dan perubahan produk mix turut mendorong kenaikan laba bruto sebesar 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat peningkatan laba usaha kuartal I 2026 sekitar 380% (yoy) seiring dengan efisiensi biaya operasional.
Posisi kas dan setara kas Perseroan meningkat menjadi sekitar Rp443 miliar pada akhir Maret 2026, didukung oleh peningkatan arus kas operasi dan penurunan utang Perseroan dibandingkan tahun sebelumnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.