Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan pengawasan lingkungan, transparansi, serta keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan industri agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.
“Lima puluh tahun dari sekarang, Maluku Utara tidak boleh hanya dikenal karena nikel yang diambil dari tanahnya, tetapi karena nilai yang berhasil kita tinggalkan bagi masyarakatnya,” ujar Sherly.
Perkembangan tersebut menjadi latar belakang penyelenggaraan North Maluku Sustainability Trip yang mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dan internasional untuk melihat secara langsung bagaimana pertumbuhan industri berjalan berdampingan dengan agenda keberlanjutan. Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai organisasi yang memiliki peran penting dalam pengembangan standar keberlanjutan sektor mineral global, termasuk Nickel Institute, International Council on Mining and Metals (ICMM), Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), Global Battery Alliance, Glencore, GIZ, akademisi, serta berbagai asosiasi industri lainnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.