JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta penambahan personel dan penguatan jam operasional hingga 24 jam untuk mengatasi penumpukan lebih dari 3.100 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang mulai mengganggu kelancaran arus logistik dan pasokan bahan baku industri.
Permintaan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan inspeksi ke pelabuhan pada Sabtu (6/6/2026).
“Ada beberapa masalah. Katanya, sebetulnya ini menurut saya tidak masuk akal, peningkatan jumlah barang masuk sehingga prosesnya menjadi lambat di sini. Kalau masalahnya itu, saya minta untuk ditambah personel lagi. Jadi mereka harus bekerja 24 jam sampai jumlahnya turun ke level semula,” tegasnya.
Selain persoalan kapasitas pelayanan, Purbaya juga menyoroti banyaknya kontainer yang telah menyelesaikan proses administrasi dan kepabeanan, namun tidak segera dikeluarkan oleh importir. Kondisi tersebut membuat kontainer menumpuk selama berbulan-bulan dan mengurangi kapasitas tampung pelabuhan.
Menurutnya, sebagian importir diduga sengaja membiarkan barang tetap berada di kawasan pelabuhan karena biaya penyimpanan dinilai lebih murah dibandingkan menyewa gudang di luar pelabuhan.