Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Targetkan Pusat Finansial Internasional Indonesia Beroperasi Tahun Ini

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 21 Juli 2026 |21:34 WIB
Purbaya Targetkan Pusat Finansial Internasional Indonesia Beroperasi Tahun Ini
Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) ditargetkan beroperasi secepatnya pada tahun ini. (Foto :Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) ditargetkan beroperasi secepatnya pada tahun ini setelah penyusunan berbagai aturan turunan dari Undang-Undang PFII rampung.

Hal ini penting untuk memanfaatkan momentum pergeseran arus dana internasional yang mencari hub keuangan baru di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global.

"Kita lihat nanti ada PP (Peraturan Pemerintah) dan segala macamnya akan disusun. Kita harapkan operasinya secepatnya. Kita bisa usahakan tahun ini," ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa, Selasa (21/7/2026).

Purbaya menilai kondisi ekonomi global saat ini justru mendorong meningkatnya kebutuhan investor terhadap pusat finansial yang kompetitif serta memberikan kepastian dalam berinvestasi.

"Kenapa? Karena ini kan uncertainty-nya lagi tinggi. Di situlah demand untuk pusat finansial meningkat karena ketidakpastian tinggi," kata Purbaya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Kerja (Panja) penyusunan RUU PFII Komisi XI DPR Mohamad Hekal menegaskan bahwa percepatan regulasi ini dilakukan guna merebut peluang arus modal yang berpotensi masuk ke Indonesia.

"Memang semangatnya adalah dengan kondisi global yang tidak menentu, besar sekali peluang perpindahan uang yang lagi harus kita rebut. Kita berharap perpindahan uang global itu bisa mencari rumah di Indonesia," ujarnya kepada awak media di Parlemen Senayan, Selasa (21/7/2026).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement