Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Chatib Basri Bantah Ditawari Jadi Menteri Keuangan oleh Prabowo

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |22:19 WIB
Chatib Basri Bantah Ditawari Jadi Menteri Keuangan oleh Prabowo
Chatib Basri membantah kabar bahwa dirinya ditawari Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki jabatan Menteri. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA - Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri membantah kabar bahwa dirinya ditawari Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki jabatan Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Bantahan tersebut disampaikan Chatib usai menghadiri pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Nggak ada. Masa... Ini kita bahas soal ekonomi kok," ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Pada kesempatan itu, Chatib juga merespons nilai tukar rupiah. Namun, ia enggan membeberkan lebih lanjut karena penjelasan terkait hal tersebut telah disampaikan sebelumnya.

"Kan sudah disampaikan di sana," paparnya.

Sementara itu, saat dimintai pandangan mengenai dampak kenaikan BI Rate yang diikuti penguatan rupiah, Chatib memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut. Ia meminta awak media untuk bertanya langsung kepada Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

"Tanya sama Pak Perry aja," ujarnya.

Chatib juga tidak menjawab secara detail ketika ditanya mengenai pertemuannya dengan Presiden Prabowo.

"Terima kasih ya," katanya sambil meninggalkan awak media.

Adapun saat dikonfirmasi apakah dirinya mengikuti rapat bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Chatib menegaskan bahwa pertemuan tersebut hanya berlangsung antara dirinya, Presiden Prabowo, dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

"Pak Menkes? Oh nggak ada. Saya sama DEN aja," tuturnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement