Karakter kedua adalah keberanian yang lahir dari integritas. Di hadapan para pegawai yang baru diambil sumpahnya, Basuki mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral yang harus dijaga sepanjang masa pengabdian.
Dia mengatakan, keberanian seorang ASN tidak diukur dari kekuatan fisik, melainkan dari kemampuannya mempertahankan integritas dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan.
Karakter ketiga adalah loyalitas profesional. Menurut Basuki, loyalitas ASN harus ditujukan kepada profesi, tugas, dan amanah yang diemban, bukan kepada individu tertentu.
"Loyal pada profesinya, bukan loyal pada individu pimpinan. Anda harus mempunyai professional loyalty," katanya.
Adapun karakter keempat adalah kemampuan untuk berinovasi. Basuki menilai pembangunan IKN membutuhkan aparatur yang mampu berpikir kreatif, berimprovisasi, dan menghasilkan terobosan dalam menghadapi persoalan yang terus berkembang.
Diketahui, Otorita IKN menggandeng Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, dan ketahanan mental para peserta.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.