Selama berada di Jakarta, Presiden Steinmeier juga dijadwalkan melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi keagamaan dan budaya untuk melihat secara langsung simbol toleransi di Indonesia. Selain itu, ia akan berdialog dengan para peneliti dan intelektual Indonesia.
"Selama kunjungannya, Presiden akan mengunjungi Masjid Istiqlal dan Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta. Beliau juga akan berdialog dengan peneliti dan intelektual publik Indonesia mengenai perkembangan Indonesia saat ini," jelas Beste.
Jerman memandang Indonesia sebagai negara kekuatan menengah (middle power) yang berkembang pesat dan memiliki peran geopolitik penting di tingkat global. Saat ini, kerja sama kedua negara telah mencakup berbagai sektor strategis.
Jerman merupakan negara tujuan terbesar bagi pelajar Indonesia di Eropa dengan jumlah hampir 6.000 mahasiswa. Selain itu, terdapat komunitas pekerja terampil Indonesia yang cukup besar di sektor kesehatan Jerman.
Kerja sama kedua negara juga mencakup keterlibatan industri Jerman dalam produksi dua unit pesawat angkut militer Airbus A400M yang digunakan TNI Angkatan Udara untuk misi kemanusiaan, serta pembangunan kapal riset oseanografi maritim.