Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Blue Bird (BIRD) Bakal Tebar Dividen Rp 166 per Saham

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2026 |07:23 WIB
Blue Bird (BIRD) Bakal Tebar Dividen Rp 166 per Saham
Blue Bird (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pertumbuhan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan membukukan pendapatan tertinggi sejak penawaran saham perdana (IPO). Sehingga Korporasi ingin memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. 

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (18/6/2026), Perseroan menetapkan dividen tunai sebesar Rp166 per saham sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham. RUPST sendiri dipimpin oleh Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk, Bayu Djokosoetono. 

RUPST Bluebird menyetujui pembagian dividen sebesar 65,3% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Perseroan tahun buku 2025. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan tanggal 30 Juni 2026, dengan pembayaran yang akan dilakukan pada 10 Juli 2026.

"Dewan Komisaris melihat Perseroan mampu menjaga kinerja yang sehat sekaligus mempertahankan disiplin dalam menjalankan strategi jangka panjang. Konsistensi tersebut menjadi fondasi penting bagi Bluebird untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bayu dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menekankan soal pencapaian tahun 2025 menjadi bukti konsistensi Bluebird dalam memperkuat kualitas layanan dan mengembangkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. 

"Fokus pada inovasi, pemanfaatan teknologi, serta perluasan kapasitas operasional terus menjadi pendorong pertumbuhan Perseroan dan memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang," kata Adrianto.

Sepanjang 2025, Perseroan juga membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5,7 triliun, meningkat 13% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi pendapatan tertinggi sejak IPO. 

 

Seturut itu, EBITDA tercatat sebesar Rp1,4 triliun atau tumbuh 13%, sementara laba tahun berjalan meningkat 9% menjadi Rp643 miliar. Perseroan juga memperkuat kapasitas operasional dengan mengoperasikan lebih dari 26.000 armada yang didukung 58 pool, lebih dari 1.300 outlet, serta kehadiran layanan di 22 kota di Indonesia.

Dividen yang ditebar perseroan digadang-gadan pula mencerminkan komitmen untuk memberikan nilai kepada pemegang sahambdengan tetap menjaga kebutuhan investasi dan penguatan struktur permodalan demi mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Adapun sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha Perseroan. 

"Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan inti, mengembangkan segmen non-taksi, meningkatkan kontribusi kanal digital, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan. Dengan fondasi yang semakin kuat dan portofolio ayanan yang semakin beragam, kami optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan secara sehat, terukur, dan berkelanjutan,” kata Andre.

RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali jajaran direksi dan komisaris, sebagai berikut:

-Bayu Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris Utama 
-Noni Sri Ayati Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama
-Sri Adriyani Lestari sebagai Komisaris
-Kresna Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris
-Adrianto Djokosoetono sebagai Direktur Utama
-Sigit Priawan Djokosoetono sebagai Wakil Direktur Utama
-Irawaty Salim sebagai Direktur untuk masa jabatan hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2029.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement