Meski demikian, Hendra mengingatkan bahwa penguatan IHSG belum sepenuhnya didukung arus dana asing. Sepanjang tahun berjalan, investor asing masih membukukan net sell sekitar Rp88 triliun. Bahkan, pada perdagangan Jumat (3/7/2026), investor asing kembali mencatatkan net sell sekitar Rp16 miliar.
"Artinya, reli yang terjadi saat ini lebih banyak ditopang oleh investor domestik dan membaiknya sentimen global dibandingkan adanya arus masuk dana asing. Selama investor asing belum berbalik melakukan akumulasi secara konsisten, potensi volatilitas pasar masih tetap tinggi sehingga kenaikan IHSG diperkirakan berlangsung secara bertahap," ujar Hendra.
Dia menambahkan, setelah reli tajam pada perdagangan Jumat, tidak tertutup kemungkinan terjadi aksi ambil untung jangka pendek sehingga pergerakan IHSG pada awal pekan diperkirakan tetap fluktuatif.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.