Pada jajaran saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) memimpin dengan lonjakan 35,00 persen ke level 162. Posisi berikutnya ditempati PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang menguat 24,91 persen menjadi 1.755, disusul PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) yang naik 22,08 persen ke level 94, PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) yang menguat 22,05 persen ke 775, serta PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang naik 17,50 persen ke level 188.
Sementara itu, daftar top losers dipimpin PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang terkoreksi 14,87 persen ke level 1.660. Selanjutnya, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) turun 14,51 persen menjadi 330, PT Danareksa Investment Management (XDIF) melemah 12,28 persen ke 350, PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) turun 11,48 persen ke 54, dan PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) terkoreksi 10,78 persen menjadi 745.
Penguatan IHSG pada penutupan sesi I didorong oleh menguatnya saham-saham sektor barang baku, energi, transportasi, dan perindustrian, sehingga mampu mengimbangi tekanan yang masih membayangi sektor kesehatan, keuangan, serta properti.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.