Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hashim: AS hingga Jepang Siap Masuk Pasar Karbon RI, Potensi Puluhan Miliar Dolar

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2026 |20:04 WIB
Hashim: AS hingga Jepang Siap Masuk Pasar Karbon RI, Potensi Puluhan Miliar Dolar
Hashim: AS hingga Jepang Siap Masuk Pasar Karbon RI, Potensi Puluhan Miliar Dolar (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah optimistis peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) yang terintegrasi dengan Bursa Karbon Indonesia dapat menarik minat investor asing ke pasar karbon nasional.

Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, sejumlah negara telah menyatakan ketertarikannya untuk berpartisipasi dengan potensi investasi bernilai fantasis.

"Banyak. Dari Amerika, dari Inggris, dari Norway, dari Belanda, dari Jepang. Banyak. Itu kalau kita jumlahkan bisa puluhan miliar dolar. Puluhan miliar dolar," kata Hashim usai peluncuran SRUK di Jakarta Pusat pada Kamis (9/7/2026).

Hashim menjelaskan, selama satu setengah tahun terakhir dirinya aktif bertemu dengan berbagai lembaga internasional maupun investor global yang menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan pasar karbon Indonesia.

"Saya sebagai Utusan Khusus kan sering ketemu dengan pihak-pihak luar negeri, lembaga-lembaga internasional termasuk investor-investor internasional yang ingin berpartisipasi dalam pasar karbon di Indonesia," katanya.

 

Menurut Hashim, antusiasme tersebut terus menguat seiring upaya pemerintah membangun sistem perdagangan karbon yang kredibel dan terintegrasi.

"Hari ini we delivered, kita sudah wujudkan ini adalah hasil pekerjaan Pemerintah Indonesia yang patut dibanggakan bahwa hari ini kita mulai suatu sistem registrasi unit karbon yang betul-betul bisa bekerja dan berfungsi dengan baik," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan beroperasinya SRUK yang terhubung dengan Bursa Karbon Indonesia, banyak investor dan pelaku pasar internasional kini telah siap masuk ke pasar karbon domestik.

"Saya bisa melaporkan kepada bapak ibu media bahwa banyak sekali investor dan pelaku-pelaku dari luar negeri yang sudah siap untuk masuk ke pasar karbon Indonesia," pungkas Hashim.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement