"Nah, harapannya penyaluran dan distribusinya bisa maksimal sehingga stok di pasar rakyat tetap aman," kata Dyah.
Dinamika fluktuasi harga minyak goreng subsidi tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi nasional.
Dalam forum tersebut, Kemendag mengandalkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dikoordinasikan secara berkala bersama Bank Indonesia (BI), Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan pemerintah daerah.
"Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait hal ini. Jadi, kami juga mengetahui komoditas apa saja yang harganya sedang naik," ungkap Dyah.
Selain fokus pada tata kelola logistik Minyakita, Kemendag juga menyiapkan draf mitigasi khusus bagi wilayah yang sedang dilanda bencana alam.