Selain itu, kata Zulhas, Kopdes juga akan berfungsi sebagai off-taker yang menyerap hasil panen petani ketika harga komoditas jatuh di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Dia sebagai off-taker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain ya," ujarnya.
Dengan fungsi tersebut, Zulhas kembali menegaskan bahwa Kopdes bukan supermarket. "Bukan supermarket," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.