Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Menguat ke Rp17.997, Pasar Cermati The Fed, Minyak dan Ekonomi RI

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |16:06 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.997, Pasar Cermati The Fed, Minyak dan Ekonomi RI
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Kini, perhatian pasar tertuju pada rangkaian data pasar tenaga kerja AS yang akan dirilis pekan ini, termasuk data lowongan kerja JOLTS, laporan penggajian sektor swasta ADP, klaim tunjangan pengangguran mingguan, serta laporan nonfarm payrolls pada Jumat, guna mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya.

Dari sentimen dalam negeri, aktivitas manufaktur Indonesia kembali memasuki fase ekspansi pada Juli 2026 setelah sempat mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya.

Namun, pemulihan sektor industri dinilai masih berlangsung secara bertahap karena kenaikan biaya bahan baku, pelemahan permintaan ekspor, serta kehati-hatian pelaku usaha dalam pembelian bahan baku masih membatasi laju pertumbuhan.

Berdasarkan laporan S&P Global, Indonesia Manufacturing Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia naik ke level 50,2 pada Juli 2026 dari posisi 46,9 pada Juni. Angka di atas level 50 menunjukkan kondisi operasional manufaktur kembali membaik pada awal kuartal III/2026.

Perbaikan tersebut ditopang oleh kembalinya pertumbuhan volume produksi setelah empat bulan mengalami kontraksi. Namun, laju kenaikannya masih relatif tipis.

S&P Global mencatat peningkatan produksi didorong oleh mulai membaiknya kondisi permintaan dan meningkatnya kepercayaan pelanggan. Namun, kenaikan harga bahan baku disebut masih menahan laju ekspansi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement