Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aset BUMN Tak Boleh Tidur, Prabowo: Kita Harus Belajar dari India

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |21:12 WIB
Aset BUMN Tak Boleh Tidur, Prabowo: Kita Harus Belajar dari India
Presiden Prabowo Subianto mempercepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum memberikan manfaat maksimal. (Foto: Okezone.com/Aldi Chandra)
A
A
A

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mempercepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum memberikan manfaat maksimal. Dirinya akan membuka ruang kerja sama pemanfaatan aset BUMN dengan pihak swasta, dengan tetap menjaga kepemilikan strategis negara.

Prabowo mengatakan, BUMN menguasai aset dalam jumlah besar, mulai dari tanah, gedung, jaringan, kawasan, hingga berbagai fasilitas. Namun, sebagian aset tersebut dinilai belum menghasilkan manfaat yang sebanding dengan nilainya.

“Kita akan percepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara,” ujar Prabowo, dalam Pidato Presiden RI pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya di hadapan anggota DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, aset BUMN yang belum dikelola secara optimal tidak boleh dibiarkan menganggur. Pemanfaatan aset tersebut perlu dipercepat untuk mendukung penciptaan lapangan kerja sekaligus mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.

“BUMN kita menguasai aset yang sangat besar. Sebagian bekerja dengan baik. Sebagian belum menghasilkan manfaat yang sebanding dengan nilainya,” katanya.

“Tanah, gedung, jaringan, kawasan, dan fasilitas yang tidak dikelola optimal tidak boleh dibiarkan tidur, sementara rakyat membutuhkan pekerjaan dan perekonomian membutuhkan investasi,” lanjut Prabowo.

Untuk itu, pemerintah akan mempermudah kerja sama pemanfaatan aset BUMN yang belum optimal dengan pihak swasta. Prabowo menegaskan kerja sama tersebut harus dilakukan melalui proses yang terbuka, kompetitif, dan akuntabel.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement